Sambut Indonesia Emas 2045, Forum Alumni PMII DIY Dorong Pembentukan PKC untuk Perkuat Kaderisasi Pasca-Cabang
Forum Alumni Pergerakan
Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan
"Doa Bersama dan Refleksi Akhir Tahun 2025 Menuju Indonesia Emas 2045:
Harapan dan Tantangan Kader PMII DIY". Acara ini berlangsung khidmat di
Omah PMII, Banguntapan, Bantul, pada Selasa malam (30/12/2025).
Dalam suasana penuh
kekeluargaan, paraalumni lintas generasi berkumpul di Gg. Puntodewo III
No.164D, Jaranan, mulai pukul 19.00 WIB. Selain menjadi ajang spiritualitas
melalui doa bersama, pertemuan ini juga menjadi ruang evaluasi kritis terhadap
kondisi organisasi di wilayah Yogyakarta.
Dalam sesi refleksi,
salah satu poin krusial yang menjadi sorotan tajam adalah nasib Komisariat
Pondok Sahabat. Forum Alumni menyayangkan kondisi komisariat tersebut yang
saat ini dinyatakan vakum dan mengalami stagnasi regenerasi.
"Pondok Sahabat
memiliki nilai historis dan strategis, namun kenyataan bahwa saat ini tidak ada
keberlanjutan kaderisasi adalah alarm bagi kita semua. Perlu ada langkah
afirmasi dan pendampingan khusus agar api pergerakan di sana kembali menyala,"
ujar salah satu perwakilan alumni senior dalam diskusi tersebut.
Selain masalah internal
komisariat, forum juga menyepakati langkah strategis untuk masa depan
organisasi di level daerah, yakni percepatan pembentukan Pengurus
Koordinator Cabang (PKC) PMII DIY. Keberadaan PKC dinilai sangat vital
sebagai wadah koordinasi tingkat provinsi yang akan melanjutkan estafet
kaderisasi bagi para kader pasca-khidmat di Pengurus Cabang (PC).
Pembentukan PKC dipandang
sebagai solusi untuk memperkuat posisi tawar PMII dalam mengawal isu-isu
kedaerahan di DIY serta memastikan distribusi kader ke sektor-sektor strategis
menuju Indonesia Emas 2045 berjalan lebih terorganisir.
"PKC adalah jembatan
yang hilang di DIY. Tanpa struktur di tingkat provinsi, koordinasi antar-cabang
dan pengembangan kader lanjutan menjadi kurang maksimal. Kita butuh PKC untuk
memastikan kader PMII DIY siap menjawab tantangan 20 tahun ke depan,"
tegas forum dalam pernyataan sikapnya.
Ketua panitia
penyelenggara menyampaikan bahwa tema Indonesia Emas 2045 sengaja diangkat
untuk mengingatkan bahwa tantangan kader ke depan semakin kompleks. Doa bersama
yang dipanjatkan di akhir acara menjadi simbol pengharapan agar rintangan
organisasi di tahun 2025 dapat diselesaikan dengan semangat kolektif di tahun
mendatang.
Pertemuan ditutup dengan
penyusunan rekomendasi yang akan diteruskan kepada struktur aktif dan
stakeholder terkait sebagai bahan pertimbangan kebijakan organisasi ke depan.
Penulis: M. Abrori Riki
Wahyudi

0 Response to " Sambut Indonesia Emas 2045, Forum Alumni PMII DIY Dorong Pembentukan PKC untuk Perkuat Kaderisasi Pasca-Cabang"
Post a Comment